Bubur Ayam Di Jakarta menawarkan banyak pilihan menarik bagi pencinta kuliner yang ingin menikmati hidangan hangat dengan cita rasa gurih dan beragam topping. Popularitas menu sederhana ini semakin menarik perhatian setelah bubur ayam Indonesia memperoleh pengakuan dalam daftar kuliner dunia.
TasteAtlas melalui pembaruan daftar pada 15 Agustus 2026 menempatkan bubur ayam Indonesia di posisi pertama sebagai bubur dengan penilaian terbaik di dunia. Hidangan tersebut berhasil mengungguli berbagai jenis bubur dari sejumlah negara.
Indonesia bahkan tidak hanya mengandalkan bubur ayam dalam daftar tersebut. Dua sajian bubur bercita rasa manis juga berhasil masuk ke jajaran 50 besar. Bubur ketan hitam menduduki peringkat ke-21, sedangkan bubur kacang hijau berada di urutan ke-47.
Pencapaian itu memperlihatkan kekayaan kuliner Indonesia dalam mengolah bahan sederhana menjadi sajian dengan karakter rasa yang kuat. Masyarakat juga tidak hanya menikmati bubur sebagai menu sarapan. Banyak orang memilih hidangan ini untuk makan malam, camilan hangat, bahkan santapan tengah malam.
Jakarta menjadi salah satu kota yang menawarkan banyak tempat untuk menikmati bubur ayam. Setiap warung memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari tekstur bubur yang kental, kuah kaldu gurih, ayam kampung melimpah, hingga tambahan topping yang unik.
Berikut lima bubur ayam di Jakarta yang dapat masuk ke daftar wisata kuliner Anda.
1. Bubur Ayam Barito
Bubur Ayam Barito sudah lama menjadi salah satu tujuan populer bagi pencinta bubur di Jakarta Selatan. Pengunjung dapat menemukannya di Jalan Gandaria Tengah III No. 3, Kramat Pela, Jakarta Selatan.
Warung yang berdiri sejak 1992 ini mampu melayani sekitar 1.000 porsi dalam sehari. Untuk memenuhi tingginya permintaan tersebut, pengelola menghabiskan sekitar 100 ekor ayam.
Ciri khas Bubur Ayam Barito terletak pada konsistensi buburnya yang cukup kental. Pengelola menyajikannya tanpa kuah, kemudian menambahkan ayam kampung, cakwe, serta cheese stick. Kehadiran cheese stick memberikan sensasi berbeda karena berfungsi sebagai pelengkap renyah pengganti kerupuk.
Bubur Ayam Barito melayani pelanggan mulai pukul 15.00 hingga 23.00 WIB. Harga seporsi bubur mulai sekitar Rp20.000. Sementara itu, pilihan dengan tambahan telur berada pada kisaran Rp24.000.
2. Bubur Ayam Mangga Besar 1
Pencinta bubur bergaya Chinese dapat mengunjungi Bubur Ayam Mangga Besar 1 di Jalan Mangga Besar 1 No. 46, Taman Sari, Jakarta Barat. Tempat ini telah lama menarik perhatian pencinta kuliner di kawasan Mangga Besar dan sekitarnya.
Pengelola menawarkan beragam topping untuk menemani bubur, seperti potongan ayam, cakwe, caipo atau lobak manis, seledri, bawang goreng, serta kerupuk pangsit. Pelanggan juga dapat memesan bubur polos dan menentukan sendiri tambahan topping sesuai selera.
Bubur Ayam Mangga Besar 1 memiliki dua periode operasional setiap hari. Sesi pertama berlangsung pukul 10.00-14.30 WIB. Setelah beristirahat, warung kembali melayani pelanggan mulai pukul 16.30 hingga 22.00 WIB.
Variasi topping tersebut membuat tempat ini cocok bagi pengunjung yang ingin menikmati bubur ayam di Jakarta dengan karakter berbeda dari bubur ayam tradisional pada umumnya.
3. Bubur Ayam Alfa Meruya
Pilihan berikutnya berada di kawasan Meruya, Jakarta Barat. Bubur Ayam Alfa Meruya menempati Ruko Taman Aries Blok H1 No. 4, Jalan Meruya Ilir Raya, Meruya Utara.
Salah satu karakter utama menu di tempat ini berasal dari irisan ayam berbumbu kuning dengan cita rasa gurih. Pengelola kemudian melengkapinya dengan cakwe, seledri, tongcai, dan emping sehingga menghasilkan kombinasi tekstur yang lebih beragam.
Pelanggan yang menyukai bubur bertekstur creamy juga dapat menambahkan telur setengah matang. Saat pelanggan mencampurkan telur tersebut ke dalam bubur hangat, teksturnya menjadi semakin lembut dan kaya.
Bubur Ayam Alfa melayani pelanggan dalam dua sesi. Pada pagi hari, warung buka pukul 06.30-11.00 WIB. Selanjutnya, pengelola kembali membuka warung pada pukul 17.30 dan melayani pelanggan hingga 23.30 WIB.

Bubur ayam kuah kuning, salah satu menu yang kerap dipilih untuk sarapan.
4. Bubur Ayam Bang Tatang Palmerah
Bagi pencinta topping ayam dalam jumlah melimpah, Bubur Ayam Bang Tatang dapat menjadi alternatif menarik. Warung ini berada di Jalan Palmerah Barat No. 23, RT 2/RW 11, Palmerah, Jakarta Barat.
Ayam kampung suwir menjadi salah satu daya tarik utama tempat makan tersebut. Pengelola memberikan suwiran ayam dalam porsi cukup royal sehingga topping terlihat mendominasi bagian atas mangkuk.
Selain ayam, tekstur buburnya yang kental berpadu dengan kuah kaldu bercita rasa gurih. Perpaduan bubur, kaldu, ayam kampung, bawang goreng, dan pelengkap lainnya menciptakan karakter rasa yang kuat.
Karakter tersebut membuat Bubur Ayam Bang Tatang layak masuk daftar tujuan bagi pencinta bubur ayam di Jakarta, terutama mereka yang mengutamakan topping melimpah dalam setiap porsi.
5. Bubur Ayam Sukabumi 1 Tebet
Bubur Ayam Sukabumi 1 Tebet menawarkan keunggulan berbeda melalui jam operasionalnya. Pengunjung dapat datang ke Jalan Tebet Barat Dalam II No. 2, Jakarta Selatan, selama 24 jam.
Jam buka tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelanggan. Mereka dapat menikmati bubur untuk sarapan pada pagi hari, mengisi perut pada malam hari, atau mencari makanan hangat ketika lapar menjelang dini hari.
Pengelola juga menyediakan pilihan makanan lain selain bubur ayam. Pelanggan bisa memesan mi ayam bakso hingga siomay sehingga tempat ini dapat memenuhi selera yang berbeda ketika datang bersama teman maupun keluarga.
Untuk menikmati seporsi bubur ayam, pengunjung perlu menyiapkan dana sekitar Rp25.000.
Bubur Ayam Indonesia Semakin Mendunia
Masuknya bubur ayam ke posisi teratas dalam daftar TasteAtlas memperlihatkan bahwa makanan sehari-hari Indonesia mampu menarik perhatian masyarakat internasional. Kesederhanaan bahan justru menghasilkan banyak karakter rasa karena setiap daerah maupun penjual memiliki racikan berbeda.
Jakarta memberikan contoh keragaman tersebut. Ada Bubur Ayam Barito dengan cheese stick, Bubur Ayam Mangga Besar 1 yang menawarkan sentuhan Chinese, hingga Bubur Ayam Bang Tatang dengan ayam kampung yang melimpah.
Sementara itu, Bubur Ayam Alfa Meruya menawarkan ayam berbumbu kuning dan pilihan telur setengah matang. Bubur Ayam Sukabumi 1 Tebet melengkapi pilihan dengan layanan selama 24 jam.
Kelima tempat tersebut menunjukkan bahwa bubur ayam di Jakarta tidak hanya cocok menjadi menu sarapan. Masing-masing warung membawa karakter, topping, dan cara penyajian tersendiri yang membuat hidangan sederhana ini tetap menarik untuk pencinta kuliner.