Huawei Wearable terbaru resmi meramaikan pasar global setelah perusahaan memperkenalkan enam perangkat baru melalui acara bertajuk “Chase the Wild” di Munich, Jerman, Rabu, 2 September 2026. Jajaran tersebut mencakup lima smartwatch dan satu perangkat true wireless stereo (TWS) yang menawarkan kemampuan berbeda untuk kebutuhan kesehatan, olahraga, hingga hiburan audio.
Huawei menghadirkan Watch 6, Watch 6 Pro, Watch GT 7, Watch GT 7 Pro, serta Watch D3 dalam kategori jam tangan pintar. Sementara itu, perusahaan melengkapi portofolio perangkat terbarunya melalui FreeBuds Neo.
Masing-masing produk membawa fokus berbeda. Watch 6 Series menempati segmen flagship dengan dukungan fitur kesehatan yang lengkap. Watch GT 7 Series lebih menitikberatkan pengalaman olahraga dan aktivitas luar ruangan. Adapun Watch D3 mengunggulkan kemampuan pemantauan tekanan darah, sedangkan FreeBuds Neo menawarkan teknologi Active Noise Cancellation (ANC).
Huawei Watch 6 dan Watch 6 Pro Bawa Layar Terang
Huawei menempatkan Watch 6 dan Watch 6 Pro sebagai smartwatch kelas flagship. Perusahaan menggunakan panel LTPO OLED dengan lapisan kaca safir pada kedua perangkat tersebut.
Watch 6 menawarkan tingkat kecerahan layar hingga 3.000 nits. Sementara itu, versi Pro meningkatkan tingkat kecerahannya hingga 3.500 nits sehingga layar tetap mudah terlihat dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Huawei juga melengkapi kedua smartwatch dengan sejumlah teknologi pemantauan kesehatan. Pengguna dapat memantau detak jantung melalui electrocardiogram (ECG), kadar oksigen dalam darah atau SpO2, heart rate variability (HRV), serta kualitas tidur.
Selain itu, sensor X-Tap pada generasi terbaru mendukung 14 metrik kesehatan. Dengan demikian, pengguna memperoleh lebih banyak informasi mengenai kondisi tubuh melalui perangkat yang terpasang di pergelangan tangan.
Huawei menawarkan Watch 6 dalam pilihan ukuran 42 mm dan 46 mm. Sementara Watch 6 Pro tersedia dalam ukuran 43 mm serta 46 mm.
Perusahaan menggunakan material titanium pada Watch 6 Pro berukuran 46 mm. Untuk varian 43 mm, Huawei memilih material nano-tech ceramic guna memberikan karakter premium.
Kedua model turut mendukung eSIM. Pengguna juga dapat menghubungkannya dengan dua ponsel berbasis Android maupun iOS secara bersamaan.
Untuk baterai, model 46 mm mampu beroperasi hingga 4,5 hari dalam penggunaan normal. Mode hemat daya dapat memperpanjang durasinya sampai 11 hari. Sementara itu, model berukuran 42 mm atau 43 mm menawarkan daya tahan maksimal sekitar tujuh hari ketika pengguna mengaktifkan mode hemat daya.
Watch GT 7 Series Fokus pada Olahraga dan Aktivitas Outdoor
Berbeda dengan Watch 6 Series, Huawei mengarahkan Watch GT 7 Series kepada pengguna yang aktif berolahraga dan melakukan kegiatan luar ruangan.
Watch GT 7 hadir dalam ukuran 41 mm serta 46 mm. Sementara Watch GT 7 Pro menggunakan ukuran 46 mm dengan konstruksi bodi titanium dan bagian belakang berbahan keramik nanokristalin.
Kedua smartwatch mengandalkan panel AMOLED yang menawarkan tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Huawei turut menyediakan kemampuan pemantauan detak jantung dan temperatur kulit.
Khusus Watch GT 7 Pro, Huawei menambahkan sensor ECG untuk membantu pengguna memantau kondisi jantung. Perusahaan juga memperluas dukungan aktivitas olahraga, termasuk bersepeda, ski, dan golf.
Pada mode ski, Huawei meningkatkan akurasi penentuan lokasi lebih dari 50 persen. Peningkatan tersebut mendukung pencatatan aktivitas pengguna ketika melakukan olahraga di area terbuka.
Dalam pemakaian normal, Watch GT 7 ukuran 46 mm dan GT 7 Pro menawarkan daya tahan baterai hingga 12 hari. Untuk penggunaan ringan, Watch GT 7 mampu mencapai 14 hari, sedangkan GT 7 Pro dapat bertahan hingga 21 hari.

Huawei Watch 6.
Huawei Watch D3 Andalkan Pemantauan Tekanan Darah
Di antara jajaran Huawei wearable terbaru, Watch D3 membawa pendekatan yang lebih berorientasi pada pemantauan kesehatan, terutama tekanan darah.
Huawei memasang komponen airbag pada tali jam untuk membantu proses pengukuran tekanan darah. Watch D3 juga mendukung Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM) selama 24 jam. Fitur tersebut memungkinkan perangkat melakukan pemantauan, termasuk ketika pengguna sedang tidur.
Pengguna juga dapat mengukur tekanan darah sebelum maupun setelah berolahraga. Selain itu, fitur Health Glance mampu merangkum 11 indikator kesehatan dalam waktu sekitar 60 detik.
Dari sisi tampilan, Watch D3 menggunakan layar LTPO AMOLED berukuran 1,92 inci. Panel tersebut menawarkan tingkat kecerahan maksimal hingga 3.000 nits.
Huawei menyebut baterai Watch D3 mampu bertahan hingga enam hari untuk pola penggunaan normal.
FreeBuds Neo Tawarkan ANC Adaptif
Huawei tidak hanya memperbarui jajaran smartwatch. Perusahaan juga memperkenalkan FreeBuds Neo untuk pengguna yang membutuhkan perangkat audio nirkabel dengan kemampuan meredam kebisingan lingkungan.
FreeBuds Neo membawa teknologi ANC adaptif hingga 30 dB. Sistem tersebut mampu menyesuaikan tingkat peredaman kebisingan berdasarkan kondisi lingkungan dalam hitungan milidetik.
Selain ANC, Huawei memberikan dukungan transmisi audio lossless dengan kecepatan hingga 2,3 Mbps. Pengguna juga memperoleh fitur spatial audio untuk menghadirkan pengalaman suara yang lebih luas.
FreeBuds Neo dapat terhubung dengan perangkat berbasis Android, iOS, dan Windows. Fitur dual-device pairing juga memungkinkan pengguna menghubungkan TWS tersebut ke dua perangkat.
Harga Huawei Watch 6 Series hingga FreeBuds Neo
Huawei mematok Watch 6 dengan harga mulai 399,99 poundsterling atau sekitar Rp9,5 juta. Sementara itu, Watch 6 Pro memiliki harga awal 599,99 poundsterling atau setara sekitar Rp14,3 juta.
Untuk lini GT, Watch GT 7 mulai tersedia dengan harga 279,99 poundsterling atau sekitar Rp6,6 juta. Huawei menawarkan Watch GT 7 Pro mulai 379,99 poundsterling atau sekitar Rp9 juta.
Sementara itu, Watch D3 memiliki banderol 399,99 poundsterling atau sekitar Rp9,5 juta. FreeBuds Neo menjadi perangkat dengan harga paling rendah dalam jajaran tersebut, yakni 119,99 poundsterling atau setara sekitar Rp2,8 juta.
Huawei menjadwalkan seluruh perangkat itu mulai memasuki pasar global pada 23 September 2026. Namun, perusahaan belum mengumumkan apakah Watch 6, Watch 6 Pro, Watch GT 7, Watch GT 7 Pro, Watch D3, dan FreeBuds Neo juga akan hadir secara resmi di Indonesia.
Apabila Huawei nantinya membawa perangkat tersebut ke pasar Indonesia, harga lokal tidak harus mengikuti konversi harga global secara langsung. Nilai tukar mata uang, pajak, dan strategi penetapan harga Huawei di setiap negara dapat memengaruhi banderol akhirnya.
Kehadiran enam produk tersebut memperluas pilihan Huawei wearable terbaru untuk berbagai kebutuhan. Watch 6 Series menawarkan pengalaman smartwatch flagship, GT 7 Series mengutamakan olahraga, Watch D3 memperkuat fungsi pemantauan kesehatan, sedangkan FreeBuds Neo melengkapi ekosistem melalui kemampuan audio nirkabel dan ANC adaptif.