Audisi Umum PB Djarum 2026 – terus menghadirkan persaingan sengit di GOR Angkasa, Pekanbaru, Riau. Kegiatan pencarian bibit atlet bulu tangkis ini menjadi kesempatan bagi ratusan pemain muda dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaik demi meraih kesempatan bergabung dengan PB Djarum.
Selama pelaksanaan audisi yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juli 2026, para peserta dari kelompok usia U-11, KU-11, dan KU-12, baik putra maupun putri, saling bersaing menampilkan kemampuan teknik, mental bertanding, hingga daya juang di lapangan. Setiap pertandingan menjadi penilaian penting bagi tim pencari bakat dalam menentukan atlet yang layak memperoleh Super Tiket menuju tahap berikutnya.
PB Djarum Soroti Tantangan Persaingan Tunggal Putra
Koordinator Pelatih Tunggal Putra PB Djarum, Leonard Holvy de Pauw, menilai pembinaan atlet muda harus terus berkembang mengikuti perubahan persaingan bulu tangkis dunia. Menurutnya, kualitas permainan atlet tidak lagi cukup hanya mengandalkan teknik dasar, tetapi juga harus di dukung kemampuan fisik dan mental yang semakin matang.
Ia menjelaskan bahwa pemain tunggal putra masa kini di tuntut memiliki kecepatan bergerak, kekuatan pukulan, serta konsistensi permainan yang tinggi. Ketiga aspek tersebut menjadi modal utama agar mampu bersaing menghadapi lawan dengan karakter permainan yang semakin cepat dan agresif.
Selain peningkatan teknik individu, Leonard juga menilai sistem pembinaan modern memiliki peran besar dalam mencetak atlet berprestasi. Kompetisi internal yang rutin, keikutsertaan dalam turnamen secara bertahap, dukungan tim pendamping, pemanfaatan ilmu pengetahuan olahraga, hingga analisis video pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pengembangan kemampuan atlet.
Pendekatan tersebut di yakini mampu membantu pemain memahami kekurangan, meningkatkan kualitas permainan, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.
Shaqeel Alghifari Tunjukkan Mental Juara
Salah satu pertandingan yang menarik perhatian terjadi di sektor tunggal putra U-11. Shaqeel Alghifari Farzani memperlihatkan semangat juang tinggi saat menghadapi Azka Putra Irwan dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Shaqeel harus mengakui keunggulan lawannya pada gim pertama setelah kalah dengan skor 14-21. Meski berada dalam tekanan, pemain asal PB Allstars Juniors Kota Payakumbuh itu tidak kehilangan kepercayaan diri.
Memasuki gim kedua, Shaqeel mampu mengubah ritme permainan secara signifikan. Ia tampil lebih agresif, menjaga akurasi pukulan, serta memanfaatkan setiap peluang untuk menekan lawan hingga akhirnya menang telak dengan skor 21-9.
Pertandingan berlanjut ke gim penentuan yang berlangsung lebih menegangkan. Shaqeel sempat berada di atas angin ketika unggul 20-16. Namun, Azka berhasil mengejar ketertinggalan dengan merebut lima poin berturut-turut sehingga kedudukan kembali imbang.
Situasi tersebut menguji ketenangan dan mental bertanding Shaqeel. Meski momentum sempat berpindah ke pihak lawan, ia tetap fokus menjalankan strategi permainan. Berkat ketenangan tersebut, Shaqeel akhirnya berhasil mengamankan dua poin terakhir dan menutup pertandingan dengan kemenangan 23-21.

Shaqeel Alghifari Farzani yang berhadapan dengan Azka Putra Irwan sempat mengalami kekalahan di gim pertama, namun sanggup memperlihatkan mentalitas juara saat membalikkan keadaan dan meraih kemenangan.
Evaluasi Jadi Modal Pengembangan Diri
Usai pertandingan, Shaqeel mengaku bersyukur berhasil melewati laga yang tidak mudah. Meski meraih kemenangan, ia merasa masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus diperbaiki agar mampu tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.
Menurutnya, akurasi servis masih menjadi salah satu aspek yang perlu ditingkatkan karena beberapa kali melakukan kesalahan sendiri. Selain itu, ia juga ingin memperbaiki kesiapan sejak awal pertandingan agar tidak terlambat menemukan ritme permainan.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa proses pembinaan atlet muda tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan, tetapi juga kemampuan melakukan evaluasi terhadap performa sendiri. Kesadaran memperbaiki kekurangan menjadi salah satu karakter penting dalam perjalanan seorang atlet menuju level yang lebih tinggi.
Ratusan Peserta Ramaikan Audisi di Pekanbaru
Audisi Umum PB Djarum 2026 seri Pekanbaru mendapat sambutan besar dari masyarakat bulu tangkis. Sebanyak 306 peserta tercatat mengikuti proses seleksi sejak hari pertama.
Memasuki tahap lanjutan, persaingan semakin ketat. Dari total peserta yang mendaftar, sekitar 120 atlet masih bertahan dan terus berjuang memperebutkan kesempatan mendapatkan Super Tiket.
Melalui audisi ini, PB Djarum berharap dapat menemukan talenta-talenta muda yang memiliki potensi besar untuk dibina secara berkelanjutan. Program pencarian bakat tersebut juga menjadi bagian dari upaya regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia agar tetap mampu bersaing di tingkat dunia pada masa mendatang.