Hasil Frosinone Vs Como menjadi akhir yang tidak menyenangkan bagi pasukan Cesc Fabregas sebelum kompetisi memasuki jeda internasional. Como meninggalkan Stadion Benito Stirpe tanpa poin setelah tuan rumah mengunci kemenangan 2-0 pada Minggu (20/9/2026).

Giacomo Calò dan Giorgi Kvernadze menjadi dua pemain yang mengubah angka di papan skor. Keduanya mencetak gol sebelum babak pertama selesai. Sementara itu, Lorenzo Palmisani memainkan peran penting di bawah mistar Frosinone karena Como sebenarnya berulang kali memperoleh kesempatan untuk mencetak gol.

Pertandingan ini juga menghentikan kesempatan Como untuk mendekati posisi teratas Serie A. Sebaliknya, Frosinone kembali mendapatkan hasil positif dan menunjukkan bahwa status sebagai tim promosi tidak menghalangi mereka bersaing pada awal musim.

Sebelum bola bergulir, seluruh pemain lebih dahulu mengikuti penghormatan untuk Sandro Mazzola. Legenda Inter Milan dan timnas Italia tersebut meninggal dunia pada usia 83 tahun.

Como Punya Peluang, Frosinone Punya Gol

Skor akhir tidak sepenuhnya menggambarkan banyaknya kesempatan yang Como ciptakan. Tim tamu beberapa kali berhasil membawa bola menuju daerah berbahaya, tetapi penyelesaian mereka selalu menemui hambatan.

Frosinone justru mampu memaksimalkan momentum yang mereka dapatkan.

Sebelum gol pertama tercipta, Fares Ghedjemis sudah memberikan peringatan kepada pertahanan Como. Ia memperoleh ruang untuk berhadapan dengan Jean Butez. Sang penjaga gawang berhasil menutup kesempatan tersebut dan menjaga skor tetap sama kuat.

Tidak lama kemudian, pertahanan Como akhirnya kehilangan ketahanannya.

Romano Schmid berperan dalam serangan Frosinone dari sektor kanan. Pergerakan tersebut membuka kesempatan bagi Giacomo Calò di area depan gawang. Calò menyelesaikan serangan itu pada menit ke-14. Bola sempat berubah arah setelah bersentuhan dengan Luis Milla sebelum masuk.

Frosinone pun mendapatkan keuntungan pertama dalam pertandingan.

Como Tak Kunjung Menemukan Jawaban

Tertinggal satu gol memaksa Como meningkatkan usaha untuk menyerang. Akan tetapi, tuan rumah tidak membiarkan mereka memperoleh ruang dengan mudah.

Pertarungan kedua kesebelasan juga berlangsung keras. Salah satu momen terjadi sekitar menit ke-34 ketika kaki Yan Couto mengenai bagian belakang leher Giorgi Kvernadze dalam sebuah duel. Wasit kemudian mengeluarkan kartu kuning untuk pemain Como tersebut.

Peluang penting bagi Como baru muncul menjelang istirahat.

Assane Diao mengarahkan bola menuju Nico Paz di dalam kotak penalti. Paz mencoba menyelesaikannya lewat sundulan. Pemain Frosinone lebih dahulu mengganggu arah bola sebelum Palmisani menghentikan ancaman tersebut.

Alih-alih mendapatkan gol penyeimbang, Como justru harus menghadapi situasi yang semakin sulit beberapa saat kemudian.

Frosinone memanfaatkan ruang yang muncul ketika pertandingan memasuki tambahan waktu paruh pertama. Kvernadze menjadi pemain terakhir yang menyelesaikan serangan tersebut. Golnya membawa tuan rumah memasuki jeda dengan margin dua gol. Catatan pertandingan menempatkan Calò dan Kvernadze sebagai pencetak gol Frosinone pada babak pertama.

Hasil Frosinone vs Como

Momen selebrasi gol Anastasios Douvikas dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia Napoli vs Como di stadion Diego Armando Maradona di Naples pada 30 Agustus 2026.

Fabregas Ubah Susunan Como

Cesc Fabregas tidak mempertahankan komposisi awal setelah melihat timnya tertinggal 0-2. Ia mengambil langkah agresif dengan menyegarkan tiga posisi sekaligus saat memulai paruh berikutnya.

Samuele Ricci mendapatkan kesempatan menggantikan Lucas Da Cunha. Moise Kean mengambil posisi Anastasios Douvikas, sedangkan Jesus Rodriguez masuk untuk Martin Baturina. Daftar pertandingan resmi Como mencatat ketiga perubahan tersebut berlangsung pada awal babak kedua.

Strategi baru itu membantu Como meningkatkan ancaman. Meski demikian, masalah utama mereka belum berubah. Setiap kali serangan mencapai tahap akhir, Palmisani menjadi penghalang.

Nico Paz mencoba menaklukkan penjaga gawang berusia 22 tahun tersebut melalui tembakan yang mengalami perubahan arah. Palmisani mampu membaca situasi dan mencegah bola melewati garis gawang.

Kean kemudian memberikan ujian lain. Penyerang tersebut sempat melewati dua pemain Frosinone sebelum mencoba menuntaskan aksinya dari jarak dekat. Palmisani kembali memenangkan duel.

Pada kesempatan berbeda, Kean melepaskan tendangan keras. Sang kiper tetap mampu menghentikan ancaman itu. Paz dan Raimondo juga mempunyai kesempatan lain, tetapi arah penyelesaian mereka tidak menghasilkan perubahan skor.

Palmisani Jadi Pembeda di Bawah Mistar

Semakin dekat pertandingan menuju akhir, Como semakin membutuhkan gol cepat. Mereka terus mencoba mencari celah, sedangkan Frosinone memilih mempertahankan keuntungan yang sudah mereka bangun sejak paruh pertama.

Tuan rumah sebenarnya sempat memiliki kesempatan menambah angka pada menit ke-86. Raimondo berhasil mengirim bola ke gawang. Namun, rangkaian serangan tersebut melibatkan dorongan terhadap Jacobo Ramon sehingga gol itu tidak masuk dalam skor pertandingan.

Setelah kejadian tersebut, Como tetap tidak mampu memecahkan kebuntuan.

Palmisani menjadi alasan utama Frosinone mampu mempertahankan angka nol pada kolom kebobolan. Ia menyelesaikan pertandingan dengan tujuh penyelamatan meskipun Como menghasilkan banyak percobaan sepanjang laga. Statistik pertandingan juga menunjukkan Como menghasilkan delapan tembakan tepat sasaran.

Kontribusi tersebut membuat peran Palmisani sama pentingnya dengan dua pencetak gol Frosinone. Calò dan Kvernadze membangun keunggulan, sedangkan sang penjaga gawang memastikan usaha Como tidak mengubah hasil.

Frosinone Bawa Modal Positif Menuju Jeda

Peluit panjang akhirnya memastikan hasil Frosinone vs Como tetap 2-0. Pertandingan ini memperlihatkan perbedaan efektivitas kedua kesebelasan: Como memiliki banyak kesempatan, sedangkan Frosinone mampu mengubah momen penting menjadi keuntungan nyata.

Bagi Como, kekalahan di Benito Stirpe sekaligus menjadi kekalahan pertama mereka di Serie A musim ini. Sementara itu, Frosinone mengakhiri laga sebelum jeda internasional dengan tiga poin dan menyamai koleksi 10 poin Como.

Performa Palmisani juga memberikan dampak besar terhadap hasil akhir. Tujuh penyelamatannya membuat kerja keras Como tidak menghasilkan satu gol pun. Pada sisi lain, dua gol yang tercipta sebelum jeda sudah cukup bagi Frosinone untuk mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya.