Tips Pakaian Traveling Ke Tempat Dingin perlu mendapat perhatian khusus bagi wisatawan yang sehari-hari tinggal di wilayah tropis. Tubuh yang terbiasa menghadapi udara hangat akan merasakan perbedaan cukup besar ketika tiba di pegunungan, kawasan bersalju, atau negara dengan empat musim. Namun, persiapan menghadapi suhu rendah tidak selalu menuntut wisatawan membawa banyak pakaian tebal.
Pemilihan outfit yang tepat justru dapat membuat isi koper lebih efisien sekaligus menjaga tubuh tetap nyaman selama perjalanan. Prinsip tersebut juga menjadi pertimbangan kreator konten perjalanan David John Schaap ketika menentukan pakaian yang ia bawa ke destinasi bercuaca dingin.
Menurut David, fungsi menjadi salah satu aspek penting dalam perlengkapan traveling. Ia cenderung memilih pakaian yang dapat mendukung beberapa kegiatan sekaligus. Dengan strategi tersebut, pelancong tidak harus mengganti outfit setiap kali berpindah aktivitas.
David membagikan pandangannya ketika menghadiri Uniqlo Fall/Winter 2026 Season Preview di The Brickhall Fatmawati City Center pada Kamis (20/8). Berikut beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan ketika menyiapkan pakaian untuk perjalanan menuju wilayah bersuhu rendah.
Cari Jaket yang Fleksibel untuk Berbagai Kegiatan
Udara dingin sering membuat orang langsung memilih jaket berukuran besar dan tebal. Padahal, wisatawan juga perlu mempertimbangkan aktivitas yang akan mereka jalani selama berada di destinasi.
Jaket yang terlalu berat dapat mengurangi keleluasaan bergerak. Selain itu, model yang hanya cocok untuk kegiatan luar ruangan membuat pengguna membutuhkan pakaian tambahan ketika ingin mengunjungi restoran, pusat perbelanjaan, atau tempat lain di dalam kota.
David lebih mempertimbangkan pakaian hangat yang tetap praktis untuk penggunaan harian. Salah satu contohnya terlihat dari fleece yang ia kenakan pada acara Uniqlo Fall/Winter 2026 Season Preview.
Desain pakaian tersebut mengadaptasi karakter jaket musim dingin tradisional dan menggabungkannya dengan tampilan yang lebih modern. Pendekatan itu membuat pemakainya dapat menggunakan satu jaket untuk menghadapi udara dingin sekaligus menjalani aktivitas kasual.
Bagi pelancong, fleksibilitas seperti ini memberikan keuntungan karena satu pakaian dapat memenuhi beberapa kebutuhan. Mereka pun dapat mengurangi jumlah barang yang masuk ke dalam koper.
Perhatikan Kondisi Basah, Bukan Hanya Temperatur
Suhu rendah bukan satu-satunya tantangan saat mengunjungi daerah pegunungan atau destinasi musim dingin. Kabut, kelembapan, dan gerimis ringan juga dapat membuat perjalanan terasa kurang nyaman.
Karena itu, David turut memperhatikan kemampuan celana dalam menghadapi air. Ia memilih celana yang mampu memberikan perlindungan ketika terkena percikan atau kelembapan ringan.
Celana tersebut memang tidak menggantikan perlengkapan khusus untuk menghadapi hujan deras. Namun, karakter materialnya membantu ketika pengguna harus berjalan melewati kabut basah atau gerimis di kawasan pegunungan.
David menjelaskan bahwa air dari kondisi ringan seperti itu tidak mudah menembus material celana yang ia gunakan. Bagian dalam celana juga memiliki material cukup tebal sehingga dapat membantu mempertahankan kenyamanan ketika suhu lingkungan turun.
Selain material, potongan celana ikut menentukan pengalaman selama perjalanan. David menyukai model yang agak longgar karena memberikan ruang lebih besar untuk bergerak.
Model tersebut cocok untuk kegiatan yang membutuhkan banyak langkah, termasuk menjelajahi kota, berjalan jauh, atau hiking. Dengan demikian, wisatawan tidak harus mengorbankan kenyamanan demi mendapatkan penampilan yang tetap menarik.
Gunakan Lapisan Dasar Saat Menghadapi Dingin Ekstrem
Strategi menghadapi suhu rendah juga dapat dimulai dari pakaian yang paling dekat dengan tubuh. Base layer atau lapisan dasar membantu mempertahankan kehangatan sehingga wisatawan tidak selalu membutuhkan tumpukan pakaian luar.
David menerapkan cara tersebut ketika bepergian ke Jepang. Heattech dari Uniqlo menjadi salah satu perlengkapan yang ia gunakan, khususnya ketika cuaca sangat dingin atau saat melakukan aktivitas di salju seperti snowboarding.
Pengalaman perjalanannya juga menunjukkan bahwa jumlah pakaian yang dibawa tidak harus banyak. Untuk perjalanan sekitar tiga minggu, David mengaku dapat mengandalkan dua potong Heattech.
Selain membantu menghadapi temperatur rendah, kenyamanan material menjadi alasan penting baginya. David menilai pakaian tersebut tidak membuat kulitnya gatal dan tidak mudah menghasilkan aroma kurang nyaman selama penggunaan.
Bagi wisatawan, penggunaan lapisan dasar seperti ini dapat menjadi strategi untuk mengatur isi koper. Pelancong bisa mendapatkan perlindungan tambahan dari udara dingin tanpa harus memenuhi tas dengan beberapa jaket berukuran besar.

Acara Uniqlo Fall/Winter 2026 Season Preview di The Brickhall Fatmawati City Center.
Pilih Outfit yang Tidak Menghabiskan Ruang Koper
Keterbatasan bagasi menjadi persoalan yang sering muncul ketika menyiapkan perjalanan jauh. Pakaian musim dingin biasanya membutuhkan ruang lebih banyak daripada outfit untuk destinasi tropis.
Untuk mengatasinya, wisatawan dapat mempertimbangkan pakaian yang mudah dilipat dan disimpan. Jaket dengan karakter seperti ini memberikan kemudahan ketika kondisi suhu berubah selama perjalanan.
Sebagai contoh, wisatawan dapat menyimpan jaket saat berada di dalam pesawat atau ruangan hangat. Ketika keluar menuju area terbuka yang lebih dingin, mereka dapat segera menggunakannya kembali.
Prinsip tersebut sejalan dengan kebiasaan David dalam memilih perlengkapan perjalanan. Ia menyukai produk yang memiliki lebih dari satu fungsi karena karakter itu sesuai dengan gaya traveling yang praktis.
Satu Outfit Bisa Menemani Banyak Aktivitas
Pakaian multifungsi dapat mengurangi kebutuhan untuk membawa banyak pilihan busana. Sebuah jaket dapat menemani perjalanan sejak keberangkatan, aktivitas perkotaan, hingga kegiatan di tengah udara dingin.
Prinsip yang sama berlaku pada celana. Wisatawan dapat mengenakan satu model untuk bersantai sekaligus menggunakannya ketika harus berjalan dalam jarak panjang.
Dari outfit yang ia gunakan pada acara tersebut, David menyukai celana dengan siluet agak baggy. Potongannya memberikan kenyamanan sekaligus memungkinkan dirinya menjalani berbagai kegiatan sepanjang hari tanpa harus sering mengganti pakaian.
David menggambarkan konsep tersebut sebagai outfit yang dapat ia gunakan seharian. Cara memilih pakaian seperti ini menunjukkan bahwa perlengkapan untuk destinasi dingin tidak semata-mata bergantung pada ketebalan bahan.
Wisatawan juga perlu menilai kemampuan pakaian dalam menjaga kenyamanan, menghadapi kelembapan, memberikan ruang gerak, serta mendukung berbagai kegiatan.
Pakaian yang David kenakan berasal dari koleksi Uniqlo Fall/Winter 2026 dan tersedia di berbagai gerai Uniqlo.
Pada akhirnya, persiapan menuju destinasi dingin dapat berangkat dari prinsip sederhana: membawa barang seperlunya dengan fungsi semaksimal mungkin. Dengan memilih lapisan dasar yang tepat, celana yang mampu menghadapi kondisi lembap, serta jaket yang ringkas dan fleksibel, wisatawan dapat menjaga tubuh tetap nyaman tanpa membuat koper terlalu penuh.