Timnas Argentina – masih sangat bergantung kepada Lionel Messi dalam upaya mempertahankan performa terbaiknya di Piala Dunia 2026. Harapan agar dua penyerang andalan, Lautaro Martinez dan Julian Alvarez, mampu mengambil alih sebagian tanggung jawab mencetak gol belum sepenuhnya terwujud hingga turnamen memasuki fase gugur.
Padahal, kedua pemain datang ke ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut dengan modal performa luar biasa bersama klub masing-masing sepanjang musim 2025/2026. Ketajaman yang mereka tunjukkan di level kompetisi Eropa sempat memunculkan optimisme bahwa Argentina tidak lagi hanya bergantung pada Lionel Messi.
Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan situasi yang berbeda. Hingga saat ini, kontribusi gol Lautaro Martinez maupun Julian Alvarez masih jauh dari ekspektasi. Sebaliknya, Messi kembali tampil sebagai pemain yang paling menentukan dalam setiap perjalanan Albiceleste di Piala Dunia 2026.
Lautaro Martinez dan Julian Alvarez Datang dengan Catatan Mengesankan
Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, Lautaro Martinez dan Julian Alvarez sama-sama berada dalam performa terbaik mereka. Keduanya sukses menjalani musim yang produktif di kompetisi domestik maupun Eropa.
Lautaro Martinez kembali menjadi mesin gol Inter Milan sepanjang musim 2025/2026. Penyerang berusia 28 tahun tersebut berhasil mengoleksi 22 gol di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, 17 gol lahir di Serie A dan mengantarkannya menjadi peraih gelar Capocannoniere sebagai pencetak gol terbanyak Liga Italia.
Sementara itu, Julian Alvarez juga tampil konsisten bersama Atletico Madrid. Striker asal Argentina tersebut mencatatkan total 20 gol sepanjang musim, termasuk 10 gol di ajang Liga Champions. Ketajamannya di kompetisi elite Eropa membuat namanya semakin diperhitungkan dan bahkan dikabarkan menarik perhatian sejumlah klub besar.
Dengan pencapaian tersebut, banyak pihak meyakini keduanya akan menjadi senjata utama Argentina dalam membobol pertahanan lawan selama Piala Dunia berlangsung.
Produktivitas di Klub Belum Terulang Bersama Timnas
Sayangnya, performa impresif di level klub belum mampu diterjemahkan secara maksimal saat mengenakan seragam tim nasional. Hingga Argentina menyelesaikan pertandingan fase gugur awal, kontribusi kedua penyerang tersebut masih sangat terbatas.
Lautaro Martinez dan Julian Alvarez baru menghasilkan satu gol untuk Albiceleste sepanjang turnamen. Satu-satunya gol itu dicetak Lautaro melalui eksekusi penalti ketika Argentina menghadapi Yordania pada laga terakhir fase grup.
Pertandingan tersebut berlangsung ketika Lionel Messi mendapatkan kesempatan beristirahat sehingga bukan menjadi laga yang menentukan posisi Argentina di klasemen grup.
Di sisi lain, Julian Alvarez yang sebelumnya tampil tajam bersama Atletico Madrid masih kesulitan menemukan sentuhan terbaiknya di Piala Dunia. Meski tetap berperan dalam membuka ruang dan membantu pergerakan lini depan, kontribusinya dalam bentuk gol maupun assist belum sesuai harapan.
Situasi tersebut membuat lini serang Argentina kembali bertumpu kepada pemain yang sudah menjadi ikon tim selama hampir dua dekade terakhir.

Pemain Argentina, Julian Alvarez (kanan) melakukan selebrasi bersama Lionel Messi setelah mencetak gol kedua timnya ke gawang Kroasia saat laga semifinal Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Lusail Stadium, Qatar, Selasa (13/12/2022) waktu setempat.
Lionel Messi Masih Menjadi Motor Serangan Argentina
Di usia yang tidak lagi muda, Lionel Messi kembali membuktikan kualitasnya sebagai pemain paling berpengaruh di skuad Argentina. Sang kapten tetap menjadi pusat permainan sekaligus sumber utama kreativitas dalam membangun serangan.
Kontribusi Messi sepanjang Piala Dunia 2026 sangat terlihat dari keterlibatannya dalam proses terciptanya gol. Dari total delapan gol yang telah dibukukan Argentina selama turnamen, enam di antaranya lahir melalui kontribusi langsung sang megabintang, baik dalam bentuk gol maupun assist.
Statistik tersebut memperlihatkan bahwa efektivitas serangan Albiceleste masih sangat bergantung pada kemampuan Messi dalam menciptakan peluang dan menyelesaikan serangan.
Keberadaan pemain berpengalaman itu masih menjadi pembeda ketika Argentina menghadapi pertandingan-pertandingan penting. Visi bermain, akurasi umpan, hingga kemampuan membaca situasi pertandingan membuatnya tetap menjadi sosok yang sulit tergantikan.
Argentina Berharap Lini Depan Lebih Produktif
Perjalanan Argentina di Piala Dunia 2026 masih menyisakan tantangan yang lebih berat. Oleh karena itu, peningkatan performa Lautaro Martinez dan Julian Alvarez menjadi salah satu faktor yang sangat di nantikan.
Jika kedua penyerang tersebut mampu kembali menemukan ketajaman seperti saat membela klub masing-masing, Argentina akan memiliki variasi serangan yang jauh lebih berbahaya. Kondisi itu juga akan membantu mengurangi beban Lionel Messi yang selama ini menjadi tumpuan utama tim.
Dengan kualitas yang di miliki Lautaro Martinez dan Julian Alvarez, peluang untuk bangkit masih terbuka lebar. Argentina tentu berharap kedua striker tersebut segera menunjukkan performa terbaiknya sehingga lini depan Albiceleste menjadi lebih efektif dalam menghadapi lawan-lawan berikutnya di Piala Dunia 2026.