Pertandingan pekan ke-29 Serie A – Menghadirkan duel menarik antara Torino FC dan Parma Calcio 1913. Laga yang berlangsung di Stadio Olimpico Grande Torino, kota Turin, tersebut berakhir dengan kemenangan meyakinkan Torino dengan skor 4-1.
Pertandingan ini menunjukkan dominasi Torino yang tampil agresif sejak awal hingga akhir laga. Selain itu, efektivitas serangan tim tuan rumah juga berperan besar dalam terciptanya empat gol yang memastikan kemenangan penting bagi mereka. Hasil ini sekaligus memperbaiki posisi Torino dalam klasemen sementara liga.
Melalui kemenangan tersebut, Torino berhasil menambah koleksi poin yang sangat penting untuk menjaga jarak dari zona degradasi. Di sisi lain, Parma harus menerima kenyataan pahit setelah gagal mempertahankan momentum permainan meskipun sempat menyamakan kedudukan pada babak pertama.
Torino Memulai Laga dengan Tekanan Cepat
Sejak peluit awal dibunyikan, Torino langsung mengambil inisiatif serangan. Para pemain tuan rumah menunjukkan intensitas tinggi dengan menekan lini pertahanan Parma. Strategi ini langsung memberikan hasil positif bagi Torino.
Pada menit ketiga pertandingan, Giovanni Simeone berhasil membuka keunggulan bagi Torino. Penyerang tersebut memanfaatkan peluang di area penalti dan menempatkan bola ke gawang Parma dengan penyelesaian yang akurat. Gol cepat ini membuat Torino memimpin pertandingan dengan skor 1-0.
Setelah gol tersebut, Torino terus mempertahankan tekanan. Para pemain lini tengah aktif mengalirkan bola ke lini depan guna menciptakan peluang tambahan. Namun, Parma tidak tinggal diam dan berusaha membangun serangan balasan.

Gelandang Torino Emirhan Ilkhan (tengah) merayakan keberhasilannya mencetak gol ke gawang Parma pada pertandingan Liga Italia di Stadion Olimpico di Torino, Turin, Jumat (13/3/2026) waktu setempat.
Parma Menyamakan Kedudukan di Babak Pertama
Meskipun menghadapi tekanan sejak awal, Parma tetap berusaha mengembangkan permainan. Tim tamu mulai meningkatkan intensitas serangan melalui sisi sayap. Upaya tersebut akhirnya menghasilkan peluang berbahaya bagi mereka.
Pada menit ke-20, Gabriel Strefezza mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti Torino. Umpan tersebut kemudian disambut dengan sundulan oleh Mateo Pellegrino yang berhasil menaklukkan penjaga gawang Torino.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus menghidupkan kembali peluang Parma dalam pertandingan. Setelah gol penyeimbang itu, kedua tim terus saling menyerang sepanjang sisa babak pertama.
Namun demikian, hingga peluit akhir babak pertama berbunyi, kedua tim tidak mampu menambah gol. Skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga jeda pertandingan.
Torino Menguasai Jalannya Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Torino kembali meningkatkan intensitas permainan. Tim tuan rumah berusaha mengontrol tempo permainan serta memperkuat tekanan terhadap lini pertahanan Parma.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-55. Pemain muda Emirhan Ilkhan berhasil mencetak gol kedua bagi Torino setelah menerima umpan matang dari Che Adams. Gol tersebut membawa Torino kembali unggul dengan skor 2-1.
Hanya dua menit berselang, Torino kembali menambah keunggulan. Situasi di kotak penalti Parma menyebabkan bola mengenai gelandang Parma, Mandela Keita, dan masuk ke gawang sendiri. Gol bunuh diri tersebut membuat Torino memimpin dengan skor 3-1.
Keunggulan dua gol memberikan kepercayaan diri tambahan bagi Torino. Tim tuan rumah kemudian mengontrol permainan dengan lebih tenang sembari terus mencari peluang tambahan.
Gol Penutup Torino Menjelang Akhir Pertandingan
Menjelang akhir pertandingan, Torino tetap mempertahankan pendekatan menyerang. Para pemain terus menekan pertahanan Parma untuk memastikan kemenangan tidak terancam.
Pada masa tambahan waktu tepatnya menit ke-90+1, penyerang Duvan Zapata berhasil mencetak gol keempat bagi Torino. Ia memanfaatkan umpan dari Sandro Kulenovic dan menyelesaikan peluang dengan tembakan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Parma.
Gol tersebut memastikan kemenangan Torino dengan skor akhir 4-1. Setelah gol tersebut, pertandingan tidak lagi menghasilkan peluang berarti hingga peluit akhir dibunyikan.
Dampak Kemenangan terhadap Klasemen Liga Italia
Hasil pertandingan ini memberikan dampak penting bagi posisi kedua tim di klasemen sementara Serie A. Torino berhasil naik ke peringkat ke-13 dengan koleksi 33 poin dari 29 pertandingan.
Tambahan poin tersebut juga membuat Torino unggul sembilan poin dari zona degradasi. Oleh karena itu, kemenangan ini memberikan ruang bernapas bagi tim untuk menjaga posisi mereka di papan tengah klasemen.
Di sisi lain, Parma tetap berada di posisi ke-12 dengan raihan 34 poin dari jumlah pertandingan yang sama. Meskipun posisi mereka masih berada di atas Torino, tim tersebut belum sepenuhnya aman karena jarak dengan zona degradasi masih cukup dekat.
Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan performa solid Torino yang mampu memanfaatkan peluang dengan efektif. Selain itu, konsistensi serangan pada babak kedua menjadi faktor kunci yang mengantarkan Torino meraih kemenangan besar atas Parma.