Gabus Pucung Khas Betawi menjadi salah satu sajian tradisional yang mudah dikenali berkat kuah hitam dan aroma rempahnya. Hidangan ini memadukan ikan gabus goreng dengan kuah berbahan kluwek. Perpaduan tersebut menciptakan rasa gurih sekaligus karakter yang berbeda dari olahan ikan berkuah lainnya.

Kluwek memegang peran penting dalam sajian ini. Bahan tersebut tidak hanya memberikan warna gelap pada kuah, tetapi juga memperkaya cita rasa. Rempah seperti serai, lengkuas, daun jeruk, kunyit, dan kemiri kemudian melengkapi karakter kuah.

Sementara itu, ikan gabus memberikan tekstur daging yang cocok untuk hidangan berkuah. Proses menggoreng ikan terlebih dahulu juga membantu menjaga teksturnya ketika masuk ke dalam kuah.

Kamu tidak memerlukan teknik memasak yang rumit untuk menyajikan menu tradisional ini di rumah. Namun, proses membumbui ikan dan memasak kuah tetap membutuhkan perhatian agar hasil akhirnya memiliki rasa yang seimbang.

Siapkan Ikan Gabus dan Bumbu Marinasi

Langkah awal berfokus pada pengolahan ikan. Gunakan tiga ekor ikan gabus, kemudian bagi setiap ekor menjadi dua potong.

Untuk membumbui ikan, siapkan satu sendok teh air jeruk nipis. Tambahkan tiga siung bawang putih yang sudah kamu haluskan. Siapkan juga dua sentimeter jahe halus dan setengah sendok teh ketumbar.

Lengkapi campuran tersebut dengan satu sendok teh garam serta 100 ml air. Sementara itu, siapkan sekitar 500 ml minyak untuk menggoreng ikan.

Campuran bumbu ini memberikan rasa pada ikan sebelum proses penggorengan. Air jeruk nipis juga memberikan sentuhan segar yang membantu menyeimbangkan karakter ikan.

Bahan untuk Membuat Kuah Hitam

Kuah menjadi elemen yang menentukan karakter gabus pucung khas Betawi. Untuk membuatnya, siapkan dua lembar daun salam dan tiga sentimeter lengkuas. Memarkan lengkuas agar aromanya lebih mudah keluar ketika kamu memasaknya.

Selanjutnya, siapkan lima lembar daun jeruk dan buang bagian tulang daunnya. Tambahkan dua batang serai. Gunakan bagian putih serai, kemudian memarkan.

Kamu juga membutuhkan satu buah tomat yang sudah dipotong, 1.000 ml air, tiga sendok teh garam, serta lima sendok teh gula pasir.

Tambahkan setengah sendok teh merica bubuk untuk memperkuat rasa. Siapkan pula dua batang daun bawang dan potong sepanjang kurang lebih satu sentimeter.

Untuk tahap akhir, gunakan dua sendok makan bawang merah goreng sebagai pelengkap. Sementara itu, tiga sendok makan minyak akan digunakan untuk menumis bumbu.

gabus pucung khas Betawi

Resep ikan gabus pucung Betawi.

Racikan Bumbu Halus untuk Kuah Pucung

Kekayaan rasa kuah berasal dari kombinasi beberapa bumbu dapur. Siapkan empat butir kemiri yang telah kamu sangrai dan dua sentimeter kunyit yang sudah kamu bakar.

Kemudian, gunakan empat buah kluwek yang sebelumnya sudah kamu rendam. Kluwek inilah yang menghasilkan warna gelap sekaligus memberikan karakter utama pada kuah.

Tambahkan 10 butir bawang merah, lima siung bawang putih, serta lima buah cabai rawit merah. Haluskan semua bahan sampai membentuk campuran bumbu yang merata.

Pemilihan kluwek perlu mendapat perhatian. Gunakan kluwek yang kondisinya bagus sehingga rasa kuah tetap nikmat dan tidak pahit.

Langkah Mengolah Ikan Gabus

Campurkan air jeruk nipis dengan bawang putih, jahe, ketumbar, garam, dan air. Setelah itu, balurkan campuran tersebut secara merata pada seluruh bagian ikan gabus.

Biarkan ikan bersama bumbu selama kurang lebih 20 menit. Tahap ini memberi kesempatan kepada bumbu untuk meresap sebelum ikan masuk ke penggorengan.

Setelah 20 menit, panaskan minyak. Masukkan potongan ikan dan goreng hingga matang serta memiliki bagian luar yang cukup kering.

Angkat ikan setelah mencapai tingkat kematangan yang sesuai. Tiriskan minyaknya, kemudian simpan ikan sementara waktu.

Memasak Kuah Pucung yang Kaya Aroma

Gunakan wajan atau panci untuk memanaskan tiga sendok makan minyak. Setelah minyak panas, masukkan racikan bumbu halus.

Tambahkan daun salam, lengkuas, daun jeruk, dan serai. Tumis semua bahan sampai aroma rempah mulai tercium kuat.

Masukkan potongan tomat ke dalam tumisan. Aduk beberapa saat hingga tekstur tomat mulai melunak.

Berikutnya, tuangkan satu liter air. Masukkan garam, gula pasir, serta merica bubuk. Aduk hingga seluruh bumbu bercampur dengan air.

Masak kuah sampai mencapai titik didih. Pada tahap ini, kuah akan mulai memperlihatkan warna gelap yang berasal dari kluwek.

Masukkan ikan gabus goreng secara perlahan setelah kuah mendidih. Tambahkan daun bawang, kemudian aduk dengan hati-hati agar potongan ikan tidak hancur.

Biarkan ikan berada dalam kuah selama beberapa saat sehingga cita rasa rempah semakin menyatu. Setelah matang, matikan api.

Sajikan Gabus Pucung Bersama Nasi Hangat

Pindahkan ikan dan kuah ke dalam wadah saji. Setelah itu, tambahkan bawang merah goreng pada bagian atas sebagai pelengkap.

Nasi putih hangat dapat menjadi pendamping sederhana untuk gabus pucung khas Betawi. Kuah hitam berbumbu memberikan rasa kuat, sementara ikan gabus menghadirkan tekstur daging yang gurih.

Sajian ini juga menunjukkan kekayaan penggunaan rempah dalam masakan tradisional Betawi. Kluwek, kunyit, kemiri, serai, hingga daun jeruk menghasilkan lapisan rasa dan aroma dalam satu hidangan.

Meski memiliki karakter tradisional yang kuat, gabus pucung tetap bisa kamu masak menggunakan peralatan dapur sehari-hari. Bahan-bahannya juga relatif mudah kamu temukan di pasar tradisional maupun pusat perbelanjaan.

Dengan mengikuti tahapan pengolahan secara tepat, kamu dapat menghadirkan gabus pucung khas Betawi sebagai menu makan bersama keluarga. Selain menikmati rasa ikan dan kuah rempahnya, kamu juga ikut mengenal salah satu ragam kuliner Betawi yang terus hadir hingga sekarang.