Pasar Hewan – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar kembali memfungsikan Pasar Hewan Sibreh di Kecamatan Sukamakmur. Sebelumnya, dinas terkait menyelesaikan berbagai tahap perbaikan pada fasilitas pasar tersebut. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya pada bidang pertanian dan peternakan. Selain itu, kebijakan ini membuka peluang baru bagi para peternak untuk melakukan transaksi secara lebih nyaman dan teratur.

Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, menjelaskan bahwa rehabilitasi pasar hewan menjadi bagian penting dari komitmen Pemkab Aceh Besar. Pemerintah daerah terus mendukung pengembangan sektor peternakan sebagai salah satu pilar utama ekonomi lokal. Karena itu, keberadaan Pasar Hewan Sibreh memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian. Namun, pemerintah tidak berhenti pada tahap peresmian saja. Selanjutnya, pemerintah menyiapkan rencana lanjutan agar pasar ini semakin berkembang.

Di tengah acara peresmian, Bupati menegaskan bahwa program rehab yang dilaksanakan Dinas Pertanian Aceh Besar bertujuan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan hadirnya pasar hewan yang tertata, para peternak lebih mudah menjual ternak dan mendapatkan harga yang sesuai. Kemudian, para pedagang juga memperoleh tempat berdagang yang lebih representatif. Oleh sebab itu, pemerintah berharap kegiatan jual beli ternak berjalan lancar dan berkelanjutan.

Rencana Pemanfaatan Lahan Tambahan Untuk Area Parkir

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengusulkan pemanfaatan lahan milik Pemerintah Provinsi Aceh yang terletak di belakang Pasar Hewan Sibreh. Lahan tersebut nantinya berfungsi sebagai area parkir. Usulan ini bertujuan untuk mengatasi keterbatasan tempat parkir yang selama ini menjadi kendala bagi pengunjung pasar. Dengan adanya area parkir yang luas, pasar hewan semakin tertib dan nyaman. Selain itu, akses keluar masuk kendaraan juga menjadi lebih mudah.

Usulan tersebut mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Aceh. Alhamdulillah, pemerintah provinsi menyatakan kesiapan untuk membantu rencana penataan pasar ke depan. Selanjutnya, kedua pihak merencanakan proses hibah lahan tersebut demi kepentingan pengembangan Pasar Hewan Sibreh. Karena itu, pemerintah daerah menyambut baik dukungan ini sebagai bentuk sinergi positif antar lembaga pemerintahan. Kemudian, rencana hibah ini diharapkan meningkatkan kualitas fasilitas pasar secara menyeluruh.

Namun, Bupati mengakui masih terdapat beberapa bagian pasar yang memerlukan penyempurnaan. Oleh karena itu, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu, Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dan membangun kebersamaan. Kemudian, dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Besar serta Dewan Perwakilan Rakyat Aceh juga menjadi faktor penting dalam proses ini. Dengan kerja sama yang kuat, Pasar Hewan Sibreh benar-benar menjadi pasar hewan modern dan layak.

Pasar Aceh

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris, Ketua DPRK Aceh Besar, Abdul Muchti tinjau lahan parkir dari atas tower air seusai peresmian Pasar Hewan Sibreh, Kecamatan Sukamkamur, Aceh Besar, (ANTARA/HO-MC Aceh Besar)

Harapan Terhadap Dukungan DPRK dan DPRA

Bupati Aceh Besar berharap dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak legislatif, termasuk DPRK dan DPRA. Pasar Hewan Sibreh harus menjadi pasar yang layak, modern, serta bermanfaat bagi seluruh masyarakat Aceh Besar. Oleh sebab itu, Bupati menekankan pentingnya peran legislatif dalam mengawal program pembangunan. Kemudian, pemerintah daerah memerlukan masukan konstruktif agar pasar ini semakin tertata.

Pembangunan ekonomi daerah memerlukan kebersamaan. Manfaat pembangunan harus terasa langsung oleh masyarakat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRK, dan DPRA menjadi kunci utama. Selain itu, semua pihak harus saling membahu demi kepentingan publik. Dengan demikian, program penataan Pasar Hewan Sibreh dapat berjalan maksimal. Selanjutnya, masyarakat Aceh Besar memperoleh dampak positif dari keberadaan pasar ini.

Bupati menambahkan bahwa pembangunan ekonomi tidak bisa terlaksana tanpa kebersamaan. Semua elemen harus bekerja sama, kemudian saling mendukung, serta terus berkolaborasi. Oleh karena itu, pemerintah daerah mengharapkan keberadaan Pasar Hewan Sibreh menjadi pusat aktivitas ekonomi peternakan yang membanggakan. Kemudian, pasar ini dapat menjadi contoh bagi pengelolaan pasar hewan lainnya di Provinsi Aceh.

Pasar Hewan Sibreh kini kembali beroperasi dan melayani kebutuhan masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah berharap seluruh peternak memanfaatkan fasilitas ini secara optimal. Selanjutnya, para pedagang dan peternak menjaga kebersihan, ketertiban, serta kenyamanan pasar. Dengan demikian, Pasar Hewan Sibreh dapat berkembang, kemudian menjadi lebih representatif, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh Besar.