Jajanan! – Masyarakat Indonesia mengenal dadar gulung sebagai penganan tradisional dengan cita rasa manis legit yang khas. Jajanan pasar ini mengandalkan isian unti, yaitu campuran kelapa parut dan gula merah, yang menghadirkan rasa gurih sekaligus manis. Selain itu, aroma pandan yang menyatu dengan unti menciptakan sensasi wangi yang menggugah selera. Oleh karena itu, dadar gulung terus menarik minat berbagai kalangan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Dalam perkembangannya, dadar gulung tidak hanya hadir sebagai makanan tradisional, tetapi juga sebagai simbol kekayaan kuliner Nusantara. Banyak wisatawan asing menunjukkan ketertarikan terhadap jajanan ini karena kesederhanaan rasa yang berpadu dengan nilai budaya yang kuat.

Luna Bijl Perkenalkan Dadar Gulung Lewat Media Sosial

Ketertarikan terhadap dadar gulung juga datang dari figur publik internasional. Luna Bijl, seorang supermodel asal Belanda, menunjukkan kecintaannya pada kuliner Indonesia melalui unggahan media sosial. Lewat akun TikTok pribadinya, Luna membagikan momen saat ia membuat dadar gulung bersama kekasihnya, Maarten Paes, di Bali.

Dalam video tersebut, Luna tampak antusias mengikuti setiap proses pembuatan dadar gulung. Ia belajar langsung dari masyarakat lokal yang mendampinginya. Sementara itu, Maarten Paes mengambil peran aktif dengan memasak adonan kulit dadar di atas wajan. Setelah kulit dadar berwarna hijau matang sempurna, Luna melanjutkan proses dengan menambahkan isian unti secara merata. Selanjutnya, ia menggulung kulit dadar hingga membentuk gulungan memanjang yang rapi.

Sebagai penutup, Luna dan Paes menikmati dadar gulung bersama sambil menunjukkan ekspresi bahagia. Momen ini sekaligus memperlihatkan bagaimana kuliner tradisional Indonesia mampu menghadirkan pengalaman menyenangkan lintas budaya.

Jajanan

Lewat unggahan TikTok terbarunya @lunabijl, Luna membagikan momen membuat dadar gulung di Bali bersama sang kekasih, Marteen Paes, Minggu (4/1/2026).(DOK. Tangkapan Layar TikTok @lunabijl)

Ketertarikan Berkelanjutan terhadap Kuliner Indonesia

Kecintaan Luna Bijl terhadap kuliner Indonesia tidak berhenti pada satu momen. Sebelumnya, ia juga membagikan pengalaman menikmati berbagai makanan khas Nusantara, seperti bubur ayam dan bakso. Selain itu, Luna aktif berinteraksi dengan warganet melalui kolom komentar media sosial.

Bahkan, pada akhir 2024, Luna pernah mengungkapkan keinginannya untuk mencoba dadar gulung. Ia menuliskan bahwa dirinya masih memimpikan kelezatan jajanan tersebut. Pernyataan ini menunjukkan ketertarikan yang konsisten dan tulus terhadap kuliner Indonesia, bukan sekadar tren sesaat.

Ciri Khas Dadar Gulung dari Warna dan Tekstur

Dadar gulung menampilkan ciri visual yang khas melalui warna hijau alami. Pembuat kue memperoleh warna ini dari perasan daun pandan dan daun suji. Selain memberi warna menarik, pandan juga menyumbang aroma harum yang memperkuat karakter dadar gulung.

Dari segi tekstur, kulit dadar gulung dapat menunjukkan variasi yang beragam. Beberapa kulit tampil mulus, sementara yang lain memiliki pori-pori halus. Perbedaan ini muncul akibat komposisi bahan dan teknik memasak yang digunakan. Seiring perkembangan zaman, kreativitas pembuat kue juga menghadirkan variasi warna lain, seperti cokelat atau merah, tanpa menghilangkan identitas dasar dadar gulung.

Unti Menjadi Elemen Utama Penentu Rasa

Isian unti memegang peran penting dalam membentuk karakter rasa dadar gulung. Pembuat unti mencampurkan kelapa parut dengan gula merah atau gula putih, lalu memasaknya hingga menghasilkan tekstur legit dan aroma harum. Proses ini membutuhkan ketelatenan agar rasa manis meresap sempurna dan kelapa tetap lembut.

Perpaduan antara kulit dadar yang lembut dan unti yang manis gurih menciptakan keseimbangan rasa yang khas. Oleh sebab itu, banyak penikmat kuliner menilai dadar gulung sebagai jajanan sederhana dengan kompleksitas rasa yang memikat.

Jajanan

ilustrasi dadar gulung isi unti. (SHUTTERSTOCK/Sean Liew)

Pengakuan Global terhadap Dadar Gulung

Popularitas dadar gulung juga mencapai tingkat internasional. Pada Februari 2024, jajanan pasar ini masuk dalam daftar 30 pancake terenak di dunia. Pencapaian ini menempatkan dadar gulung sejajar dengan berbagai panekuk internasional terkenal.

Dalam konteks global, panekuk merujuk pada makanan berbahan dasar terigu, gula, dan telur yang disajikan dengan cara dilipat atau digulung. Bersama crepes dari Prancis, jeon dari Korea Selatan, serta okonomiyaki dari Jepang, dadar gulung memperoleh pengakuan sebagai salah satu panekuk dengan cita rasa terbaik.

Dadar Gulung sebagai Duta Kuliner Nusantara

Melalui pengakuan global dan perhatian figur publik internasional, dadar gulung kini berperan sebagai duta kuliner Indonesia. Kehadiran jajanan ini di berbagai platform media sosial memperluas jangkauan pengenalan budaya kuliner Nusantara ke dunia internasional.

Dengan cita rasa autentik, tampilan menarik, serta nilai budaya yang kuat, dadar gulung menunjukkan bahwa kuliner tradisional Indonesia mampu bersaing di tingkat global. Oleh karena itu, upaya pelestarian dan inovasi terhadap jajanan pasar seperti dadar gulung perlu terus berlanjut agar warisan kuliner ini tetap hidup dan semakin dikenal luas.