Sea Games – pasangan ganda putri Indonesia, Ana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, akan kembali bertemu pasangan ganda putri Malaysia, Pearly Tan dan Thinaah Muralitharan, dalam laga babak kedua Malaysia Open 2026. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Ana/Trias, yang ingin membuktikan kemampuan mereka dan meraih kemenangan pertama atas pasangan Malaysia tersebut.
Menghadapi Rekor Buruk dengan Semangat Baru
Pertemuan ini akan menjadi duel kelima antara Ana/Trias dan Pearly/Thinaah. Dalam empat pertemuan sebelumnya, pasangan Malaysia selalu berhasil menang, termasuk dalam final SEA Games 2025 yang lalu. Namun, Ana dan Trias datang dengan semangat baru, siap untuk mengubah nasib mereka. Mereka tidak gentar dengan rekor tersebut dan justru melihatnya sebagai peluang untuk memecahkan kebuntuan.
Ana menjelaskan bahwa meskipun tekanan sangat besar, mereka tetap harus menikmati pertandingan dan memberikan yang terbaik. “Yang penting adalah kami menikmati permainan, bermain dengan maksimal, dan tidak terbebani oleh hasil sebelumnya,” ungkap Ana.

Foto: dok. PBSI
Trias Anggap Pertandingan Ini Seperti Final
Sementara itu, Trias mengungkapkan bahwa dia dan Ana menganggap pertandingan ini sebagai laga yang sangat penting, hampir seperti final. “Kami sudah bertemu mereka di final SEA Games kemarin, dan kali ini kami akan melihat pertandingan ini dengan pandangan yang sama,” jelas Trias. Dengan keyakinan tinggi, Trias menegaskan bahwa mereka tidak hanya ingin bertanding, tetapi juga berjuang untuk meraih kemenangan.
Dukungan besar dari penonton tuan rumah kepada Pearly/Thinaah jelas akan membuat atmosfer pertandingan semakin intens. Namun, Trias merasa tidak akan terganggu dengan hal tersebut. “Dukungan dari penonton pasti untuk mereka, tetapi kami akan tetap fokus pada permainan. Kami sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi mereka,” ujar Trias dengan penuh percaya diri.
Strategi dan Persiapan Matang Hadapi Pearly/Thinaah
Meskipun sebelumnya Pearly/Thinaah menunjukkan permainan yang sangat solid, Ana/Trias tidak patah semangat. Mereka sudah melakukan persiapan matang, menganalisis kekuatan dan kelemahan lawan, serta menyiapkan taktik untuk bisa bersaing di level tertinggi. Ana mengungkapkan bahwa mereka ingin tampil lebih bervariasi dalam permainan mereka, memanfaatkan setiap peluang untuk mendapatkan poin.
Penting bagi mereka untuk tetap bermain dengan ketenangan dan disiplin. Mereka sudah tahu bahwa pertandingan melawan pasangan top dunia seperti Pearly/Thinaah memerlukan fokus ekstra dan permainan tanpa kesalahan. “Kami sudah siap dengan strategi dan pola permainan yang jelas. Kami hanya perlu tetap tenang dan bermain sebaik mungkin,” kata Ana.
Membangun Momentum dan Harapan untuk Masa Depan
Dengan laga Malaysia Open 2026 sebagai ajang pembuktian, Ana/Trias berharap bisa mendapatkan momentum positif dalam perjalanan karier mereka. Kemenangan atas pasangan Malaysia akan memberikan kepercayaan diri yang sangat besar bagi mereka untuk terus bersaing di turnamen-turnamen besar lainnya.
Sebagai pasangan ganda putri yang sedang berkembang, Ana dan Trias ingin terus menunjukkan performa terbaik dan memperbaiki kualitas permainan mereka dari waktu ke waktu. “Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang. Kami bertekad untuk terus meningkat dan mencapai hasil yang lebih baik,” kata Trias dengan optimisme.
Kesempatan Emas di Malaysia Open
Pertandingan ini bukan hanya tentang kemenangan atau kekalahan, tetapi juga tentang proses dan pengalaman berharga yang akan membentuk Ana dan Trias ke depannya. Dengan persiapan matang dan mental yang kuat, pasangan Indonesia ini ingin memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan, termasuk melawan Pearly/Thinaah. Semua mata akan tertuju pada duel ini, yang diprediksi akan berlangsung sangat ketat dan penuh dengan drama.
Ana/Trias percaya bahwa mereka bisa memberikan kejutan dan melangkah lebih jauh di turnamen ini. Terlepas dari dukungan besar yang akan didapatkan pasangan Malaysia, mereka siap menghadapi segala tantangan dan memberikan perlawanan sengit untuk mencapai tujuannya.