Pedagang – Di Pantai Indah Pandang, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, mulai merasakan dampak positif setelah pemerintah membuka kembali akses jalan yang sempat tertutup akibat banjir dan longsor. Pembukaan jalan ini bukan hanya memudahkan mobilitas warga, tetapi juga menjadi titik awal pemulihan ekonomi lokal yang sempat terhenti. Kehadiran kembali pengunjung menunjukkan bahwa sektor pariwisata di kawasan ini perlahan bangkit, memberikan harapan baru bagi para pedagang dan masyarakat sekitar.

Harapan Pedagang terhadap Pemulihan Ekonomi

Yudika Panggabean, pengelola Koffie Pantai, menyampaikan optimisme terkait perkembangan ini. Ia menekankan bahwa pembukaan jalan secara langsung memberi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Menurutnya, akses yang lancar menjadi faktor utama agar usaha lokal bisa kembali bergerak.

“Semoga dengan dibukanya akses jalan usai banjir, usaha masyarakat bisa kembali berjalan dan berdampak pada kesejahteraan kita,” ujar Yudika saat ditemui di lokasi. Ia juga menambahkan bahwa momentum libur Lebaran akan menjadi peluang penting untuk menarik lebih banyak pengunjung. Yudika berharap tren positif ini dapat bertahan dalam jangka panjang sehingga pendapatan pedagang bisa stabil dan ekonomi masyarakat kembali hidup.

Ekonomi Pantai Indah

Pengunjung menikmati suasana pantai di destinasi wisata Pantai Indah Pandan di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara pada Minggu (25/1/2026).

Dampak Langsung Bencana terhadap Aktivitas Usaha

Banjir dan longsor yang melanda kawasan Pantai Indah Pandang sebelumnya menyebabkan gangguan besar pada aktivitas ekonomi. Yudika menuturkan, selama jalan tertutup, pengunjung tidak bisa mencapai kawasan pantai, sehingga sebagian besar pedagang bahkan tidak membuka usaha. Kondisi ini menimbulkan tekanan finansial yang cukup berat bagi masyarakat yang bergantung pada sektor pariwisata.

Ia menjelaskan, “Sangat sulit bahkan kami tidak buka karena memang tidak ada yang berkunjung. Semua usaha hampir berhenti.” Pengalaman ini menegaskan bagaimana bencana alam tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga menghentikan aliran ekonomi lokal, mengurangi peluang kerja, dan menekan pendapatan warga yang sehari-hari menggantungkan hidup pada sektor pariwisata.

Pemulihan Ekonomi melalui Dukungan Pemerintah dan Relawan

Kehadiran pemerintah dan relawan menjadi kunci pemulihan. Tim gabungan yang mengerahkan alat berat berhasil membuka jalan, sehingga akses kembali lancar. Langkah ini tidak hanya memungkinkan masyarakat untuk beraktivitas, tetapi juga menghidupkan kembali sektor pariwisata yang sempat mati suri.

Yudika menambahkan, “Alhamdulillah, kegiatan pariwisata sudah mulai bergerak lagi.” Pergerakan ini menandai kebangkitan ekonomi lokal secara bertahap. Kehadiran relawan selama proses pemulihan juga membantu menarik pengunjung sementara, sekaligus memberikan semangat baru bagi pedagang untuk terus membuka usaha.

Peningkatan Jumlah Pengunjung dan Aktivitas Usaha

Ermasari Manulang, pemilik Restoran Ikan Bakar Roy, mengungkapkan bahwa jumlah pengunjung di restorannya meningkat secara signifikan. Awalnya, keramaian datang karena banyak relawan yang hadir membantu pemulihan. Kini, pengunjung yang datang sebagian besar merupakan warga lokal dan wisatawan yang ingin menikmati kuliner serta suasana pantai.

“Awalnya ramai karena banyak relawan, tapi sekarang pengunjung datang dari masyarakat sendiri. Aktivitas ini menandakan pemulihan ekonomi mulai terasa,” kata Ermasari. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung, para pedagang mulai mendapatkan pemasukan yang sempat hilang, memungkinkan mereka untuk menstabilkan usaha dan merencanakan ekspansi layanan jika tren positif ini terus berlanjut.

Strategi Jangka Panjang untuk Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Para pedagang berharap pemerintah terus memantau kondisi akses jalan dan infrastruktur lain agar bencana serupa tidak mengulang dampak negatif yang sama. Infrastruktur yang aman dan terawat akan membantu aktivitas ekonomi tetap berjalan lancar dan meningkatkan minat wisatawan untuk datang kembali.

Selain itu, warga setempat menekankan pentingnya mengembangkan strategi pariwisata berkelanjutan. Dengan promosi yang tepat, penyediaan fasilitas yang nyaman, dan keamanan kawasan, Pantai Indah Pandang bisa menjadi destinasi favorit baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Tren ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang dan membuka peluang bagi usaha baru.

Kolaborasi antara Pemerintah, Pedagang, dan Masyarakat

Pemulihan yang terjadi saat ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat. Dukungan pemerintah dalam membuka jalan, bantuan teknis, dan kehadiran relawan membantu menghidupkan kembali ekonomi lokal. Sementara itu, peran pedagang dalam mempersiapkan layanan dan menjaga kualitas produk tetap penting untuk menarik pengunjung.

Kolaborasi ini menjadi model bagi pemulihan ekonomi pasca bencana yang berkelanjutan. Pendekatan ini memungkinkan masyarakat tidak hanya pulih secara ekonomi, tetapi juga membangun ketahanan sosial dan kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan.

Kesimpulan

Dibukanya kembali akses jalan di Pantai Indah Pandang pasca banjir dan longsor membawa angin segar bagi ekonomi lokal. Aktivitas pariwisata mulai berjalan, pengunjung berdatangan, dan pedagang mulai merasakan peningkatan pendapatan. Dukungan pemerintah, relawan, dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama pemulihan ini. Ke depan, menjaga infrastruktur, meningkatkan promosi pariwisata, dan mengembangkan strategi berkelanjutan akan memastikan ekonomi lokal terus bergerak dan masyarakat tetap sejahtera.