Turnamen – BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 langsung menghadirkan tensi tinggi sejak hari pembuka. Sebanyak 17 wakil Merah Putih siap memulai perjuangan di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Selasa, 20 Januari 2026. Turnamen ini menawarkan total hadiah 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp8,4 miliar, sehingga setiap pertandingan memiliki arti penting bagi para pemain.
Pada hari pertama, panitia membagi pertandingan ke dalam dua sesi utama. Sejak pagi, babak kualifikasi mengawali rangkaian laga. Setelah itu, babak utama 32 besar mengisi sesi siang hingga malam. Dengan jadwal padat, wakil Indonesia akan tersebar di berbagai sektor dan lapangan.
Empat Tunggal Putra Indonesia Buru Tiket Babak Utama
Dari sektor tunggal putra, Indonesia langsung menurunkan empat pemain di babak kualifikasi. Anthony Sinisuka Ginting, Prahdiska Bagas Shujiwo, Yohanes Saut Marcellyno, dan Muhamad Yusuf berambisi mengamankan tempat di babak utama.
Laga menarik tersaji saat Yohanes Saut Marcellyno berhadapan langsung dengan Muhamad Yusuf. Pertandingan ini memastikan satu wakil Indonesia melangkah ke fase berikutnya. Pemenang laga tersebut akan menghadapi pemenang duel antara Prahdiska Bagas Shujiwo dan wakil Taiwan Wang Po-Wei.
Sementara itu, Anthony Sinisuka Ginting langsung menghadapi ujian berat. Ia akan melawan tunggal putra Thailand Kantaphon Wangcharoen. Pertandingan ini menjadi momen penting bagi Ginting untuk mengukur kesiapan menghadapi kompetisi awal musim.

Pekerja menyelesaikan pemasangan dekorasi jelang Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026). Turnamen BWF World Tour Super 500 Daihatsu Indonesia Masters 2026 diikuti 274 pebulu tangkis dari 21 negara yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta pada 20-25 Januari 2026. ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/tom. (ANTARA FOTO/SULTHONY HASANUDDIN)
Ganda Putra Andalkan Kombinasi Senior dan Muda
Memasuki babak utama 32 besar, sektor ganda putra Indonesia menyajikan deretan pertandingan menarik. Empat pasangan Merah Putih siap tampil, yakni Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.
Raymond dan Nikolaus akan menghadapi tantangan berat saat bertemu pasangan Prancis Eloi Adam/Leo Rossi. Di sisi lain, pasangan unggulan kedua Fajar/Fikri akan melawan ganda Taiwan Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh. Pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat karena kedua pasangan memiliki kecepatan dan pola serang agresif.
Leo/Bagas juga akan berhadapan dengan wakil Taiwan He Zhi Wei/Huang Jui Hsuan, sedangkan Sabar/Reza akan menantang pasangan Malaysia Chia Weijie/Lwi Sheng Hao. Melalui sektor ini, Indonesia berharap mampu membuka jalan menuju babak lanjutan.
Debut dan Tantangan Berat di Sektor Ganda Putri
Di sektor ganda putri, Indonesia membawa kombinasi baru yang langsung mencuri perhatian. Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akan menjalani debut mereka di turnamen ini.
Apriyani dan Lanny langsung menghadapi lawan tangguh, yaitu unggulan kedelapan asal China Bao Li Jing/Li Yi Jing. Tantangan serupa juga menanti Amallia dan Fadia yang akan berhadapan dengan pasangan Thailand Ornnicha Jongsathapornparn/Sukitta Suwachai.
Selain pasangan debutan, sektor ganda putri juga menghadirkan deretan pemain muda Indonesia. Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, serta Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum siap menunjukkan kualitas mereka di hadapan publik Istora.
Jadwal Padat Warnai Hari Pertama Pertandingan
Panitia menjadwalkan babak kualifikasi mulai pukul 08.00 WIB, sedangkan babak utama 32 besar akan dimulai pukul 13.30 WIB. Sejumlah laga Indonesia tersebar di Lapangan 1, Lapangan 2, dan Lapangan 3 sepanjang hari.
Dengan jadwal yang padat dan atmosfer Istora yang selalu bergemuruh, wakil Merah Putih memiliki peluang besar untuk mengawali turnamen dengan hasil positif. Dukungan penonton tuan rumah juga diharapkan mampu menambah motivasi para pemain untuk tampil maksimal.
Melalui komposisi pemain berpengalaman dan talenta muda, Indonesia Masters 2026 menjadi panggung penting untuk menunjukkan kekuatan bulu tangkis nasional sejak hari pertama.