Perjalanan Napoli – Di kompetisi Serie A kembali menemui hambatan. Pada laga tunda pekan ke-16 Liga Italia, Napoli harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Parma. Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion Diego Armando Maradona, Rabu waktu setempat.
Hasil ini sekaligus memperpanjang tren negatif Napoli yang belum kembali ke jalur kemenangan. Oleh karena itu, tekanan terhadap konsistensi permainan Napoli semakin terasa, terutama di tengah persaingan ketat papan atas klasemen.
Hasil Imbang Ketiga Beruntun Hambat Ambisi Napoli
Dengan hasil ini, Napoli mencatatkan tiga hasil imbang beruntun di Serie A. Sebelumnya, Napoli juga gagal mengamankan kemenangan setelah bermain imbang 2-2 melawan Inter Milan. Rangkaian hasil tersebut membuat Napoli tertahan di posisi ketiga klasemen sementara.
Saat ini, Napoli mengoleksi 40 poin dari 20 pertandingan. Jarak tiga poin dari puncak klasemen yang ditempati Inter Milan membuat Napoli harus segera menemukan solusi jika ingin tetap bersaing dalam perebutan gelar. Oleh sebab itu, setiap laga ke depan memiliki arti krusial bagi tim asal Naples tersebut.

Gelandang Napoli Scott McTominay (kiri) berduel dengan penyerang Parma Patrick Cutrone (kanan) pada pertandingan Liga Italia di Stadion Diego Armando Maradona, Naples, Rabu (14/1/2026) waktu setempat. (x.com/SerieA)
Parma Raih Poin Penting Meski Posisi Tak Berubah
Sementara itu, tambahan satu poin juga belum memberikan dampak signifikan bagi Parma. Tim tamu masih bertahan di peringkat ke-14 klasemen dengan koleksi 22 poin dari 20 pertandingan. Meski demikian, Parma tetap menjaga jarak aman dari zona degradasi dengan keunggulan delapan poin.
Bagi Parma, hasil imbang di kandang Napoli menjadi pencapaian tersendiri. Menghadapi salah satu tim papan atas, Parma mampu menunjukkan disiplin dan organisasi permainan yang solid sepanjang pertandingan.
Napoli Langsung Tampil Menekan Sejak Awal Laga
Sejak peluit awal berbunyi, Napoli langsung mengambil inisiatif serangan. Tim tuan rumah menguasai penguasaan bola dan berusaha menekan pertahanan Parma melalui kombinasi umpan cepat. Hasilnya, Napoli sempat membuka keunggulan pada menit ke-11 lewat gol Scott McTominay.
Namun demikian, euforia publik tuan rumah tidak berlangsung lama. Wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau tayangan VAR. Posisi offside dalam proses serangan membuat papan skor tetap menunjukkan angka kacamata.
Peluang Demi Peluang Gagal Berbuah Gol
Setelah gol yang dianulir, Napoli tidak mengendurkan tekanan. Alessandro Buongiorno mendapat peluang emas melalui sundulan keras di kotak penalti. Akan tetapi, kiper Parma Filippo Rinaldi menunjukkan refleks cepat dan berhasil menggagalkan peluang tersebut.
Tak berselang lama, Napoli kembali mengancam lewat sepakan Højlund. Penyerang asal Denmark itu melepaskan tembakan terarah, namun Rinaldi kembali tampil gemilang dengan menepis bola keluar dari gawang. Serangkaian penyelamatan tersebut membuat Parma tetap bertahan tanpa kebobolan hingga jeda.
Babak Kedua Tetap Didominasi Napoli
Memasuki babak kedua, Napoli melanjutkan pola permainan menyerang. Tekanan terus mengalir ke lini belakang Parma. Napoli mencoba memanfaatkan sisi sayap dan tembakan jarak jauh untuk memecah kebuntuan.
Namun, Parma tetap tampil disiplin. Barisan pertahanan mereka menjaga jarak antar lini dengan rapi. Selain itu, Parma juga sesekali melancarkan serangan balik cepat untuk meredam dominasi Napoli.
Parma Tahan Gempuran Hingga Peluit Akhir
Seiring waktu berjalan, Napoli meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Napoli juga mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan pemain segar untuk menambah daya dobrak. Meski demikian, penyelesaian akhir tetap menjadi kendala utama.
Di sisi lain, Parma menunjukkan ketenangan dan fokus tinggi hingga menit terakhir. Mereka berhasil mematahkan setiap serangan yang datang dan menjaga konsentrasi di area pertahanan. Hingga wasit meniup peluit akhir, skor 0-0 tidak berubah.
Hasil Imbang Jadi Alarm bagi Napoli
Hasil ini kembali menegaskan masalah efektivitas Napoli di lini depan. Dominasi permainan dan jumlah peluang tidak cukup tanpa penyelesaian yang klinis. Oleh karena itu, Napoli perlu segera melakukan evaluasi jika ingin tetap bersaing di papan atas.
Sebaliknya, Parma patut berbangga dengan hasil ini. Bermain di kandang lawan yang kuat, mereka mampu membawa pulang satu poin berharga. Dengan performa seperti ini, Parma memiliki modal positif untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Pada akhirnya, hasil imbang ini menjadi catatan penting bagi kedua tim. Napoli harus segera menemukan kembali ketajaman, sementara Parma dapat menjadikan laga ini sebagai bukti kekuatan mental dan kedisiplinan mereka di Serie A.