The Lego Group -Kembali menunjukkan dominasinya dalam industri mainan global. Pada ajang Consumer Electronics Show 2026 (CES 2026), perusahaan asal Denmark tersebut memperkenalkan Lego Smart Play sebagai terobosan besar dalam dunia permainan kreatif. Inovasi ini menghadirkan pengalaman bermain yang lebih hidup tanpa mengandalkan layar maupun aplikasi digital.
Seiring berkembangnya teknologi, Lego memilih pendekatan berbeda. Alih-alih menggabungkan layar, Lego Smart Play mengintegrasikan teknologi langsung ke dalam bongkahan Lego. Dengan pendekatan ini, anak-anak tetap fokus pada permainan fisik, kreativitas, serta imajinasi. Oleh karena itu, Lego Smart Play menjadi solusi bagi kekhawatiran orang tua terhadap durasi penggunaan layar.
Lego Smart Play Sebagai Evolusi Sistem Lego
Chief Product & Marketing Officer The Lego Group, Julia Goldin, menilai Lego Smart Play sebagai salah satu lompatan terbesar dalam sejarah Lego. Ia menyebut inovasi ini sebagai kelanjutan penting dari Lego System-in-Play yang telah membentuk identitas Lego selama puluhan tahun. Bahkan, Julia menyamakan dampaknya dengan kehadiran Lego Minifigure pada tahun 1978.
Dengan visi tersebut, Lego Smart Play tidak sekadar menghadirkan fitur baru. Sistem ini membangun ekosistem permainan yang mampu merespons aksi pemain secara langsung. Akibatnya, bangunan Lego dapat “hidup”, mengeluarkan suara, serta menampilkan perilaku berbeda sesuai cara pengguna bermain.

Ilustrasi Lego Smart Play di set bangunan Lego Star Wars Throne Room Duel & A-wing.(Lego)
Tiga Komponen Utama Lego Smart Play
Lego Smart Play mengandalkan tiga komponen inti yang saling terhubung. Pertama, Lego Smart Brick berfungsi sebagai pusat kendali sistem. Brick pintar ini menyimpan chip khusus serta berbagai sensor canggih. Sensor gerak, akselerometer, sensor cahaya, dan sensor suara bekerja bersama untuk membaca aktivitas permainan secara akurat.
Selain itu, Smart Brick juga menghadirkan speaker mini dengan synthesizer internal. Fitur ini memungkinkan Lego menghasilkan efek suara dinamis langsung dari bangunan. Pengguna pun dapat mengisi daya Smart Brick melalui teknologi pengisian nirkabel, sehingga proses bermain tetap praktis dan berkelanjutan.
Kedua, Lego Smart Minifigure berperan sebagai pemicu aksi. Setiap karakter membawa identitas dan efek suara tersendiri. Saat pemain menggerakkan atau menempatkan minifigure tertentu, sistem langsung menyesuaikan respons sesuai karakter tersebut. Dengan demikian, alur permainan terasa lebih personal dan imersif.
Ketiga, Lego Smart Tag memberikan konteks lokasi dan situasi. Smart Tag membantu Smart Brick memahami posisi dan kondisi bangunan. Kombinasi ketiga komponen ini memungkinkan reaksi real-time berupa suara, cahaya, hingga efek khusus lainnya.
Kompatibilitas dan Fleksibilitas Sistem
Meski membawa teknologi baru, Lego Smart Play tetap mempertahankan kompatibilitas dengan sistem Lego yang sudah ada. Pengguna dapat menggabungkan brick lama dengan elemen Smart Play tanpa kendala. Fleksibilitas ini memperluas kemungkinan kreativitas sekaligus menjaga nilai koleksi Lego lama.
Lebih jauh lagi, sistem terbuka ini mendorong pemain untuk bereksperimen. Anak-anak dapat menciptakan cerita, misi, dan skenario baru tanpa batasan aturan digital. Dengan pendekatan tersebut, Lego memperkuat posisinya sebagai mainan edukatif yang mendorong eksplorasi bebas.
Seri Star Wars Jadi Debut Lego Smart Play
Sebagai langkah awal, Lego menghadirkan Lego Smart Play melalui seri waralaba populer Star Wars. Lego merilis tiga set utama dalam fase perdana ini. Set Luke’s Red Five X-Wing hadir dengan 584 keping dan dibanderol 90 dolar AS. Selanjutnya, set Darth Vader’s TIE Fighter menawarkan 473 keping dengan harga 70 dolar AS. Sementara itu, set Throne Room Duel & A-Wing membawa 962 keping dengan harga 160 dolar AS.
Ketiga set tersebut menampilkan fitur interaktif yang kaya. Pemain dapat mendengar suara mesin pesawat, efek tembakan laser, serta dentingan pedang cahaya. Bahkan, sistem memutar musik ikonik “The Imperial March” saat karakter Emperor Palpatine duduk di singgasananya. Elemen ini menciptakan pengalaman bermain yang lebih emosional dan sinematik.
Jadwal Rilis dan Antusiasme Pasar
Lego telah membuka pemesanan untuk seluruh set Lego Star Wars Smart Play melalui situs resmi mereka. Perusahaan juga menjadwalkan peluncuran global pada 1 Maret 2026 melalui Lego Store serta mitra ritel resmi di berbagai negara.
Dengan peluncuran ini, Lego Smart Play berpotensi mengubah cara anak-anak dan kolektor dewasa berinteraksi dengan mainan. Inovasi ini tidak hanya memperkaya pengalaman bermain, tetapi juga menegaskan komitmen Lego dalam menghadirkan teknologi yang selaras dengan kreativitas dan imajinasi.