PON 2028 – Kepengurusan baru Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) DKI Jakarta periode 2026–2030 resmi memulai masa baktinya dengan tekad memperkuat pembinaan atlet serta mempertahankan dominasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Pelantikan yang berlangsung di Balai Agung, Balai Kota Jakarta menjadi momentum bagi organisasi untuk menyusun langkah strategis dalam meningkatkan prestasi olahraga bola tangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Acara pelantikan tersebut di hadiri sejumlah pejabat daerah dan tokoh olahraga, di antaranya Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) DKI Jakarta Ali Maulana Hakim, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Andri Yansyah, serta Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut mencerminkan dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga bola tangan di ibu kota.

Kepengurusan Baru Siapkan Program Pembinaan Jangka Panjang

Kepengurusan ABTI DKI Jakarta kini di pimpin oleh Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan sebagai Ketua Umum untuk periode 2026–2030. Setelah resmi dil antik, Joshua menegaskan bahwa fokus utama organisasi adalah membangun sistem pembinaan atlet yang lebih terarah, berkelanjutan, dan mampu menghasilkan prestasi di berbagai level kompetisi.

Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi olahraga tidak hanya bergantung pada hasil pertandingan, tetapi juga pada sinergi seluruh elemen, mulai dari pengurus, pelatih, atlet, hingga dukungan pemerintah daerah dan masyarakat.

Ia menilai kolaborasi menjadi fondasi penting untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang sehat. Dengan demikian, atlet memiliki kesempatan berkembang secara optimal sehingga mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Selain memperkuat pembinaan usia dini, kepengurusan baru juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk pelatih dan perangkat pertandingan. Langkah tersebut di harapkan dapat memperkuat fondasi bola tangan DKI Jakarta dalam jangka panjang.

Fokus Pertahankan Gelar Juara Umum pada PON 2028

Salah satu target utama yang dicanangkan ABTI DKI Jakarta adalah mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Target tersebut bukan tanpa alasan mengingat prestasi gemilang yang berhasil di raih pada PON 2024 Aceh-Sumatera Utara.

Pada ajang tersebut, tim bola tangan DKI Jakarta sukses menjadi juara umum setelah menyapu bersih dua medali emas dari kategori putra dan putri. Keberhasilan tersebut menjadi modal berharga sekaligus motivasi bagi seluruh atlet untuk kembali tampil dominan pada edisi berikutnya.

Joshua optimistis target tersebut dapat di wujudkan meskipun persaingan di perkirakan semakin ketat. Terlebih lagi, cabang olahraga bola tangan di PON 2028 akan mempertandingkan empat nomor, sehingga peluang perebutan medali akan semakin luas sekaligus menghadirkan tantangan baru.

Karena itu, persiapan sejak dini di nilai menjadi langkah penting agar para atlet mampu menjaga performa terbaik saat memasuki masa kompetisi. Program latihan yang terstruktur, peningkatan kualitas teknik, hingga penguatan mental bertanding akan menjadi bagian dari strategi yang di jalankan.

Pelantikan pengurus ABTI DKI Jakarta periode 2026–2030 di Balai Kota Jakarta dengan target mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga bola tangan pada PON 2028.

Pengurus ABTI DKI Jakarta periode 2026-2030 resmi di lantik

KONI DKI Jakarta Berikan Dukungan Penuh untuk Pembinaan Atlet

Komitmen ABTI DKI Jakarta mendapat dukungan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta. Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung seluruh cabang olahraga agar mampu menjalankan pembinaan atlet secara konsisten.

Menurutnya, keberhasilan sebuah daerah dalam ajang olahraga nasional tidak dapat di pisahkan dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan. Oleh sebab itu, setiap organisasi olahraga di harapkan memiliki program yang jelas dan berorientasi pada peningkatan kualitas atlet.

Hidayat juga menilai kepengurusan baru ABTI DKI Jakarta memiliki semangat besar untuk membawa bola tangan terus berkembang. Ia optimistis kepemimpinan Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan dapat melanjutkan bahkan meningkatkan prestasi yang telah di raih sebelumnya.

Dukungan dari pemerintah daerah, KONI, dan seluruh pemangku kepentingan di harapkan mampu menjadi energi positif bagi perkembangan bola tangan Jakarta. Dengan sinergi tersebut, peluang mempertahankan gelar juara umum pada PON 2028 di nilai semakin terbuka.

Kesimpulan

Pelantikan pengurus ABTI DKI Jakarta periode 2026–2030 menjadi awal dari upaya memperkuat pembinaan dan meningkatkan prestasi bola tangan di ibu kota. Di bawah kepemimpinan Joshua Franklin J. Oktanatama Siahaan, organisasi menargetkan mempertahankan gelar juara umum pada PON 2028 sekaligus mencetak prestasi di level nasional maupun internasional.

Dengan pengalaman sukses pada PON 2024, dukungan penuh dari KONI DKI Jakarta. Serta komitmen membangun pembinaan yang berkelanjutan. ABTI DKI Jakarta optimistis mampu menjaga posisinya sebagai salah satu kekuatan utama bola tangan Indonesia.